Langsung ke konten utama

Cerita Cinta yang singkat

                                                         Cinta Yang Singkat

     Pada hari itu ada sebuah sekolah yang tempatnya di sebuah perkampungan. Sekolah itu dinamakan sekolah SMA wijaya kusuma. Waktu itu SMA wijaya kusuma sedang ada acara pelatihan anak siswa siswi baru yang sering di bilang Masa Orientasi Siswa (MOS). Pada hari pertama mos ada seorang siswi baru yang mendapat gugus atau kls 4, gugus 4 itu mendapat julukan warna biru dan kakak pembimbing atau senior gugus 4 mendpatkan 3 kakak senior yaitu 1 laki-laki dan 2 perempuan dia bernama sinta,ajeng, dan budi. Siswi baru yang mendapat gugus 4 bernama linda. Linda mendapatkan tempat duduk paling depan, ia mempunyai sifat yang pendiam,pemalu tetapi cerewet. Pada hari pertama mos kakak seniornya yang bernama budi itu sering memperhatikan linda. Dan linda pun sama memperhatikan dia.

Hari kedua MOS

Hari kedua mos, pada saat sedang istirahat linda telah di beri tau oleh temannya klo dia sdang diperhatikan oleh kakak seniornya yaitu budi, setelah di beri tau linda langsung melihat budi dan budi ketauan klo dirinya sedang memperhatikan linda. Bel masuk sudah berbunyi linda beranjak pergi ke tempat duduknya semula. Pada saat setelah permainan temannya budi yang bernama hadi menghampiri linda, linda pun sempat kaget dan ternyata hadi bertanya,,
“hai... namanya siapa?”                
“hai juga.. aku linda ka..”
“oh,, rumahnya dimana?? Boleh minta nomor hpnya engga??” linda sambil melirik melihat budi yang sedang berjalan menuju ke hadi.
“emmmh.. rumah aku di daerah cirendeu ka..”Linda sambil senyum heran.
“eeemmhhh,, boleh..” Budi senyum melihat linda.

Pas sebelum pulang seperti biasa kakak senior memberi tugas membawa apa saja yang di perintahkan oleh kakak senior. Klo tidak ada yang membawa barang itu akan di hukum. Pada tugas tersebut ada satu tugas yang susah di mengerti oleh linda,lalu linda bertanya kepada temannya, namun temannya juga tidak mengerti arti tugas itu. Linda langsung bertanya kepada hadi karena hadi adalah orang yang pertama di kenal oleh linda, namun tidak di beri tau oleh hadi.

***

Setelah linda sampai rumah, linda bertanya kepada orang tuanya.
“maahh.. mah tolong aku dong..??” Linda dengan muka bingung.
“ada apa sii sayaang.. iya mama bantu emang kenapa sii?? Tenang dong ngomongnya..”
“mah, mama tau ga aku itu lagi bingung sama tugas satu ini.. nyebelin banget sii mos sma..huuh” Dengan raut wajah yang sangat kesal.
“emang tugas apa sii sayang??mana sini mama lihat tugasnyaa..” Linda mengeluarkan buku tugsnya itu.                                      
“yang mana??”                                                                                              
“itu mama yang foto bareng kambing...”  Linda sambil menunjukan tulisan itu
“haa,,,!! Foto bareng kambing.. hahahaha” Mama sambil ketawa.
“ihh,, mama koq malah ngetawain aku sii.. ihh nyebelin banget si mama..” Dengan dahi di kerutkan. Dan linda masuk ke kamar.

Tiba-tiba ada pesan masuk di hp linda,lalu linda membukanya. Setelah di buka linda sempat heran nomor yang sms linda tidak ada di phone book hpnya. Lalu linda balas sms tersebut,tidak lama sms linda di balas. Ternyata nomor itu nomornya budi,smz itu berbunyi,,

“hay.. linda lagi ngapain?? Gimana ngerti ga arti –arti tugas itu??”  Linda heran siapa yang sms dirinya.
“hy juga.. ga lagi ngapa-ngapain. Ada satu tugas yang ga gw ngerti sii,,!! Emang lo siapa koq tw nama gw..?”
“owh, yang mana?? Aku budi kakak senior kamu..”
 “ohh,, ka budi.” Linda kaget dengan raut wajah yang memerah.
“Kakak dapet nomor aku dari siapa?? Yang itu ka, yang foto bareng kambing? Masa iya foto bareng kambing beneran kan ga mungkin..”
Budi membaca sms dari linda sambil tertawa kecil.
“kakak dapet nomor kamu dari hadi. Sebenernya kakak yang nyuruh hadi buat minta nomor kamu. Kakak malu minta nomor ke kamu langsung. Owh yang foto bareng kambing? Itu artinya foto bareng kakak pembimbing.”
Linda merasa lega karena dia sudah tau arti tugas satu itu.
“ohh,, kenapa harus malu sii ka,,? Ohh ternyata foto bareng kakak pembimbing.. hahaha   aku sampe pusing tw ga ka nyari arti itu..”
“kakak merasa malu aja de, kakak minder kamu itu cantik sedangkan kakak kan jelek..”
“yaelah kakak aku merasa diri aku tuh biasa-biasa aja.. “ dengan tersenyum sendiri

***

Linda merasa bingung klo dirinya belum foto bersama kambing.
“aduuh gimana ya ka? Aku blom foto bareng kambing lagi.. mana aku ga tau rumah-rumahnya kakak pembimbing..”
“kamu blom foto bareng kambing? Bsok di hukum loh kalo blom foto bareng kambing.. emang rumah kamu dimana?”
“makanya itu ka aku takut di hukum,, rumah aku di daerah cirendeu.”                        
“owh,, yaudah kamu ke rumah kakak aja, rumah kamu ga jauh dari rumah kakak..”
Dengan wajah yang senang.
“beneran ka? Emang rumah kakak dimananya??”
“rumah kakak di cirendeu 4.. yaudah kakak tunggu ya?? Jam brapa kesininya??”
“ohh,, deketan dong.. iya tapi kan aku ga tau rumah kakak dimananya..?? emmm.. sekarang aja bisa ka..?”
“iya,, yaudah ntar klo udah sampe di gang rumah kakak kamu sms kakak ya..?? oya,kamu ke sininya sama siapa??”
“iya ka,, mmm kyanya sama temen aku ka.. kenapa emangnya engga boleh ya ka..???”
“ga papa sii... kakak Cuma nanya aja.. : )”
“ywdah udah dulu ya ka, aku mau mandi dulu.. daahh  ntar kalo aku udah mw brangkat aku sms kakak... ok”
“iya ywdah... siiipp”
Setelah mandi linda pergi berangkat menuju rumah budi bersama temannya. Linda dan temannya berangkat bareng bersama ayah linda karena ayah linda ingin berangkat bekerja.
“ka, aku udah sampe di gang rumah kakak nih ?? kakak dimana??”
“ywdah tunggu ya?? Kakak mw jalan nih..!”

Linda sudah mulai kesal karena budi tidak nongol- nongol.setelah beberapa menit kemudian budi nongol dari belakang mobil tepatnya di belakang linda dan temannya berdiri. Linda mempunyai firasat lalu linda menoleh ke arah belakang ternyata dia ada di belakang linda.

“loh? Kakak udah dari tadi dibelakang mobil?” linda terkejut.
“hehehe, iya lin, abis tadi aku mau panggil takut bukan kamu hehe”
“lah kenapa ga manggil aja kaa, kan kasian kakaknya nungguin lama” kata linda.

***

“gapapa ko lin, yaudah yuk ke rumah kakak”
Budi, linda dan temannya berjalan menuju ke rumah budi.
“nih rumah aku, sebenernya ini bukan rumah aku sih tapi kosan aku” kata budi.
“ohh, kakak ngekos? Emang rumah kakak dimana sebenernya?” tanya kembali linda.
“iya, dari kecil aku ngekos sama kakak disini, rumah kakak aslinya di bandung” kata budi dengan wajah yang sedikit sedih.
“ohh, ko kakak kenapa ga sekolah di bandung aja?”
“aku ga mau ngerepotin orangtua, aku mau hidup mandiri aja sama kakak”
“oia sampe lupa, kamu sama temen kamu mau minum apa? Tapi jangan yang mahal-mahal ya” kata budi sambil tertawa kecil.
“mm apa aja deh, asal jangan air bekas cucian aja di kasih ke kita ya kak.. hahaha” kata linda sambil tertawa dengan temannya.
“ ok, ga mungkin lah aku ngasih bekas cuciannnti anak orang mati lagi hehehe, tunggu bentar ya” kta budi sambil beranjak pergi membeli minuman.
“iya kak, lama juga gapapa hehe”

Setelah budi datang dan membawa minuman untuk linda dan temannya, linda segera meminta tolong kepada temannya untuk memfotokan linda dan budi.

“mmm kak, kita fotonya sekarang aja ya, soalnya udah malem juga.” Kata linda sambil mengeluarkan kamera dari tasnya.
“oh yaudah iya lin.”

Setelah linda sudah selesai foto, linda dan temannya minum kemudian berpamitan langsung kepada budi untuk segera pulang karena hari sudah larut malam.

“mmm yaudah kak maksih ya, maaf ngerepotin, aku mau pamitan pulang dulu ya” kata linda sambil berjabat tangan dengan budi.
“iya, hati-hati ya kamu sama temen kamu, smpe ketemu lagi ya besok di sekolah”

Sebelum sampai di rumah linda dan temannya mencetak foto dahulu. Setelah sampai di rumah linda tersenyum-senyum sendiri melihat foto dirinya dengan budi. Sampai-sampai mamah linda heran melihat linda yang pulang-pulang aneh seperti itu.

Hari ketiga MOS atau terakhir

Hari terakhir mos ini para siswa-siswi baru di perbariskan di lapangan sekolah. Setelah di bubarkan siswa-siswi ini masuk kedalam kelas untuk mengikuti acara mos terakhir ini. Pada saat sedang makan linda di panggil oleh senior paling ganteng, linda pun terkejut karena dia tidak melakukan kesalahan apapun. Kemudian linda dibawanya ke budi dan budi membawanya ke kelas 5 atau gugus 5, yang di dalamnya terdapat senior yang sangat jutek dan galak.

“mau dibawa kemana sih?” linda dengan wajah yang cemas.
“udah ikut aja, jangan banyak omong” kata budi yang jalan tergesa-gesa.

Sesampainya linda dan budi di gugus 5, linda pun di tanya oleh kakak senior yang paling jutek, kemudian linda di suruh bernyanyi oleh kakak itu dengan suara yang keras, tetapi suara linda sedang serak. Lalu, linda di hukum di suruh bernyanyi di tengah lapangan sambil berlari- lari seperti orang gila.

“kamu nyanyi lagu cinta apapun itu terserah kamu, tapi suaranya yang keras” kata kakak senior galak.
“iya ka, tapi suara aku lagi serak kak?”
“bisaaa udah cepetan” kata kakak senior dengan nada jutek.

Saat bernyanyi dengan suara semampunya linda, linda pun di marah-marahin oleh kakak senior yang galak itu.
“hey, kamu lagi nyanyi atau lagi baca puisi? Hah?” kata kakak senior galak dengan suara yang keras.
“lagi naynyi kak” jawabnya dengan wajah yang takut.
“kurang keraass”kata kakak senior dengan suara tinggi.

Kemudian setelah beberapa saat linda disuruh diam dan berhenti bernyanyi, budi datang kepada linda dengan membawakan segelas minum.
“maaf ya, nih minum dulu” kata budi sambil memberi segelas air.
“kenapa sih kak aku di hukum? kan aku ga salah” linda bertanya dengan nada kesal dan sambil menangis.

Tiba-tiba budi berlutut di hadapan linda, linda tidak mengerti menagapa budi berlutut di hadapannya.
“loh loh kak, kakak ngapain?” linda yang sedang menangis, lalu terkejut melihat budi.

Ternyata semua senior dan para siswa-siswi baru melihat kearah lapangan, kemudian teriak memberi semangat pada budi.
“lin, apa kamu mau jadi pacar aku?” kata budi sambil memegang tangan linda.
“apa? Sejak kapan kakak suka sama aku?” kata linda dengan suara dan wajah yang terkejut.
“jawab aja? Sejak pertama aku melihat kamu”

Linda pun berfikir dia harus bagaimana, apa dia harus menerimanya atau menolaknya. Linda sangat bingung tapi di dalam lubuk hati yang paling dalam linda pun mempunyai perasaan yang sama sejak pertama melihat budi. Dan akhirnya linda mengikuti kata hatinya.
“iya kak, aku mau jadi pacar kakak” kata linda dengan tersenyum.
“apa? Aku ga denger.” Kata budi yang pura-pura tidak mendengar perkataan linda.
“iya kak, aku mau jadi pacar kakak” linda dengan suara yang keras.
“cieeeeeee” suara semua peserta mos dan para senior.
“makasih ya” kata budi, lalu mencium tangan linda.

Beberapa hari jadian..

Setelah peristiwa penembakan budi kepada linda yang sangat mengejutkan itu, beberapa hari kemudian mereka jadian telah terjadi peristiwa yang lebih mengejutkan dari penembakan yang dilakukan budi. Mereka belum lama menjalankan hubungan, tetapi linda telah di khianati oleh budi. Budi yang pertama kali linda kenal bukan budi yang sekarang linda kenal, yang dulunya perhatian, sayang dan cinta sekali  sama linda tetapi cinta itu berujung dengan kekecewaan dan kesakitan. Cinta itu ternyata hanya sementara hanya pada pandangan pertama saja bagi budi, karena budi suka dan sayang kepada linda hanya untuk mengisi dan menghibur hati budi yang sedang mengalami pertengkaran hebat oleh kekasihnya.

“lin gue barusan liat kak budi sama kak lina makan berdua di kantin”kata teman kelasanya.
“budi sama kak lina?”
“iya, lu gak ikut? Kan loe pacarnya?”kata teman kelasanya.
“oh iya nanti gue nyusul ko”kata linda dengan wajah kaget campur tersenyum.

Lalu linda berjalan menuju ke kantin bareng teman-temannya, dan dia penasaran dengan perkataan temannya tadi. Setelah sampai di kantin ternyata benar apa kata temannya.
“eh, lin itu bukannya pacar loe ya?” kata nina
“mana?”linda sambil mencari-cari.
“sebentar ya, gue mau kesana dulu”
“oke”

Linda pun menghampiri budi yang sedang makan berdua. Dan dia mencoba menyapa budi.
“budi?” kata linda dengan wajah kesal tetapi tersenyum.
“eh, linda kenalin ini lina, lina kenalin ini linda” kata budi sambil memperkenalkan keduanya.
“hai “ jawab keduanya.
“linda mau makan bareng disini bareng kita” kata budi dengan wajah yang tidak bersalah.
“iya bareng aja sama kita gpp ko, lagian kita juga Cuma berdua disini” kata lina
“oh iya” kata linda tesenyum tapi menahan rasa kesal.

Kemudian ketika mereka sedang makan, lina pun meminta belikan air minum kepada budi. Dan budi beranjak membelikan air minum untuk lina, di depan lina budi sangat cuek kepada linda yang sebagai pacarnya tetapi budi sangat perhatian sekali kepada lina. Linda pun curiga ada hubungan apa budi dengan lina.
“yaudah mending aku pindah aja”kata linda dengan nada sedikit kesal.
“kamu mau kemana?” kata budi.
“mau bareng sama temen-temen, disini aku ganggu kalian berdua” linda menjawab dengan emosi tertahan.
“oh yaudah”jawab budi dengan santai.

Linda beranjak pergi sambil membawa makanannya ke tempat teman-temannya berkumpul bareng.
“gue gabung sama kalian boleh kan?” kata linda dengan kesal sambil menghela nafas.
“ya boleh banget lah lin, kenapa ko loe pindah lin?” tanya temannya.
“gapapa ko, gue pengen ngumpul aja sama kalian”jawab linda dengan tersenyum.
“beneran? Terus loe kan pacarnya budi kenapa loe biarin mereka berduaan sih”
“iya, yaudahlah biarin aja”kata linda dengan santai untuk menutupi kecurigaannya.

Ketika linda sedang menikmati makan tiba-tiba linda haus ingin membeli minum tetapi teman di sampingnya tidak mengizinkan linda untuk membeli minum, atau pun menoleh ke arah budi dan lina karena teman sampingnya telah melihat budi telah melakukan hal yang bisa menyakitkan hati linda.
“aduh gue haus, gue mau beli minum dulu ye” kata linda sambil ingin berbalik badan.
“eh eh lin, nih loe minum punya gue aja ya” kata temannya sambil menahan linda untuk tidak berbalik badan.
“tapi kan ini punya loe nanti loe minum ga ada” kata linda.
“gampang ko gue bisa beli lagi nanti” temannya sambil merayu-rayu linda agar mau meminum minumannya.
“udahlah ga usah, gue mau beli aja, kasian loenya nanti” linda beranjak berdiri dengan membrontak, dan membalikan badannya.

Ketika berbalik badan linda tidak sengaja menjatuhkan piring yang ada disamping dia. Dia terkejut melihat apa yang sedang dilakukan oleh budi kepada lina, sakit hati linda melihat perlakuannya. Linda langsung menghampiri budi dan lina.
“bagus ya loe, loe mesra-mesraan depan gue, sedangkan loe tau ada gue di hadapan loe, tapi loe ga nganggep gue ada” linda berkata dengan kesal dan menumpahkan air bakso ke wajah budi.
“apa-apaan si lin?” budi dengan wajah yang tidak menunjukan rasa bersalah.
“eh loe apa-apaan sih nyiram budi kaya gini? Ha?”lina bertanya dengan kesal.
“diem loe, gue masih bersabar tadi loe beliin minum buat lina, tapi perlakuan loe yang ini bikin gue marah. Gue udah sayang banget sama loe tapi balasan loe kaya gini sama gue. Gue emang masih kecil, tapi gue punya perasaan” Linda sambil menunjukkan jari ke badan budi.
“lin, aku itu anggep kamu sebagai adik aku, ga lebih” kata budi.
“apa? Adik? Terus maksud loe apa nembak gue di tengah-tengah lapangan, nyatain perasaan loe ke gue waktu hari MOS terakhir, hah? Apa?. Semua murid baru tau apa yang loe katakan waktu itu” linda dengan nada kesal yang memuncak.
“udahlah gue ga mau debat sama cowok kaya loe, inget jangan pernah loe sakitin hati cewek karena suatu saat loe akan ngerasain sakit hati cewek itu karena keegoisan loe sendiri” kata linda, langsung beranjak pergi.

Linda langsung pergi dan menemui reni sahabat MOSnya. Sehari setelah linda menjalankan hubungan oleh budi teman linda yang bernama reni sudah berkata “tolong loe jangan percaya omongan budi yang manis, budi itu orangnya gak sebaik yang loe kira, tolong loe fikir lagi” tetapi linda tidak mendengarkan perkataan temannya itu. Akhirnya linda menyesalkan itu dan meminta maaf kepada temannya.
 “ren, gue minta maaf.” Kata linda sambil menangis dan memeluk reni.
“loe kenapa lin?”kata reni panik.
“gue minta maaf banget sama loe, gara-gara gue ga mau ikutin kata-kata loe waktu itu” linda sambil menangis.
“emang apa yang terjadi antara loe sama budi?”
“gue Cuma dianggep sebagai adiknya aja ternyata, dia suka sama gue Cuma ingin mengisi kesepian dia karena dia bertengkar sama pacarnya” kata linda sambil menangis.
“yaudah sekarang loe udah tau sendiri kan, wajar kalo loe waktu itu ga mau dengerin gue, karena loe udah sayang kan sama budi” kata reni sambil memeluk linda.
“iya ren, maafin gue ya”
“iya it’s ok lah” jawab reni sambil tersenyum.

Beberapa minggu kemudian linda sudah merasa baikan karena linda sudah mulai melupakan kejadian yang waktu itu. Linda sudah bermain dan berkumpul kembali oleh teman-temannya, dan linda pun sudah mulai tertawa kembali setelah beberapa hari belum bisa melupakan sakit hati linda terhadap yang di lakukan oleh budi.

Kemudian saat linda sedang berkumpul dengan sahabat-sahabatnya budi datang dengan meminta maaf kepada linda karena dia sudah menyakiti hati linda. Permintaan maaf budi telah di tolak mentah-mentah oleh sahabat linda. Tetapi linda telah berbaik hati sudah memaafkan perbuatan budi yang dulu. Ternyata budi meminta maaf kepada linda karena budi telah merasakan apa yang telah di rasakan linda saat itu.

Sinopsis

Maka dari itu kalian sebagai lelaki janganlah pernah sekali-kali mengkhianati dan mempermainkan hati seorang wanita, jika wanita itu sudah mencintai dan menyayangi anda jagalah dia sepenuh hati, janganlah kau khianati dan lepaskan dari genggamanmu. Karena setiap wanita melakukan segala apapun dengan menggunakan perasaannya, bukan dengan menggunakan keegoisannya.


By: olika rihdiarwidiastuti

Komentar